Showing posts with label ala. Show all posts
Showing posts with label ala. Show all posts

Thursday, April 27, 2017

Posted by beni in , , , , , , | April 27, 2017

7 Tips hemat tampil Modis ala Artis


 
Gaya fashion selebriti secara tidak langsung sudah menginspirasi kita dalam memilih gaya busana. Apalagi ketika mereka sedang di karpet merah atau bahkan saat difoto oleh paparazzi sekalipun. Merk � merk yang para selebritas pakai pun tak sembarang, bahkan para selebriti harus mengeluarkan biaya mahal hanya untuk tampil  memukau selama acara. Hal ini juga membuat kita berpikir bahwa untuk bisa tampil dengan fashion ala selebriti kita perlu merogoh kocek lebih dalam.
Padahal tidak. Sebenarnya untuk bisa tampak keren seperti selebriti tidak perlu harus sampai menghabiskan uang. Anda bisa memaksimalkan penampilan Anda dengan bujet yang minimal. Berikut tips untuk memaksimalkan penampilan Anda agar terlihat seperti bintang idola dengan bujet yang minimal.
1. Selalu terbaru mengetahui info tentang fashion
Kamu harus melihat tren yang sedang in saat ini. Lalu, apakah seleb idolamu juga mengenakan pakaian yang memang sedang tren. Anda bisa mengecek dari majalah-majalah fashion, atau yang lebih mudah majalah online. Sekarang beberapa majalah bisa dilihat langsung lewat situsnya, jadi Anda tidak perlu membuang-buang uang untuk mengecek tren fashion terkini.
2. Teliti dalam membeli barang-barang diskon
Perempuan pasti selalu tertarik yang namanya sale. Bukan hanya di mal saja, terkadang Anda bisa mendapatkan harga sale di beberapa desainer ternama. Sering-sering cek situs mereka atau mampir ke tokonya. Bisa saja Anda mendapatkan harga sale untuk baju yang pernah dikenakan juga oleh idola Anda.
3. Tinggal klik dan bandingkan
Ada beberapa situs internet yang bisa membandingkan harga pakaian. Misalnya harga di toko dengan harga barang bermerek di situs. Coba saja cek di situs seperti myShoes.com, sexyLingerie.com, and ShopStyle.com.
4. Cek terus situs-situs bermerek yang memberikan diskon
Kalau Anda mau bergaya seperti artis luar idola Anda, cobalah dengan mengecek beberapa situs ini. Ternyata merek-merek ternama bisa memberikan diskon. Misalnya melalui situs PlasticJungle.com, tempat Anda bisa mendapat diskon untuk beberapa merek ternama dan menemukan kartu hadiah diskon untuk Bloomingdale (diskon 6%), Steve Madden (dsikon 10%), Urban Outfitters (diskon 18%), Neiman Marcus (diskon 5%) dan banyak lagi.
5. Jadikan retailer sebagai teman Anda
Anda bisa berteman dengan retailer-retailer ternama yang biasanya mengendorse artis-artis ternama. Berteman dengan mereka di Facebook, follow di Twitter atau Pinterest. Retailer tahu sekali cara memberikan diskon buat pengikut setia mereka di media sosial. Misalnya, Banana Republic, yang memberikan diskon 40% kepada follower mereka di facebook. Dengan begitu Anda akan menghemat pengeluaran untuk tampil modis bak seleb idola Anda.
6. Cermat dalam membeli
Di situs seperti  HelloLamode.com dan RecycleYourFashions.com memperbolehkan Anda untuk menjual kembali baju dari desainer terkemuka yang pernah Anda beli dan membeli produk terbaru dengan harga lebih murah. Ini akan membantu menghemat pengeluaran dan bergaya ala selebritis.
7. Membeli secara online
Lebih baik Anda membeli secara online. Karena ada beberapa desainer yang sudah menawarkan jasa antar secara gratis. Jadi tidak perlu menghabiskan bensin atau ongkos untuk jauh-jauh ke rumah desainer favoritmu, bahkan beberapa online shopping yang tersebar di Facebook, Twitter, dan Path juga melakukan hal yang sama.
Tapi ingat, berbelanja online pun Anda harus berhati-hati dan sebisa mungkin menghindari penipuan yang berkedok online store.

Sumber :  http://carapedia.com

Monday, April 10, 2017

Posted by beni in , , , , , | April 10, 2017

99 Cara Berpikir Ala Sherlock Holmes




Judul: 99 Cara Berpikir Ala Sherlock Holmes

Penulis: Monica Anggen
Penerbit: Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo)
Terbit: Cetakan Kedua, September 2015
Tebal: 220 Halaman


            Sherlock Homes adalah salah satu tokoh fiktif terkenal dalam literasi detektif, ia diciptakan oleh Conan Doyle yang dalam setiap aksi di buku-bukunya bertugas untuk menyelesaikan kasus yang pelik. Namun, tenang saja, di dalam review kali ini tidak akan membahas mengenai buku Conan Doyle, melainkan buku nonfiksi karya Mbak Monica Anggen berjudul 99 Cara Berpikir Ala Sherlock Holmes. Buku ini sangat keren karena Mbak Monica Anggen berusaha mengaitkan pemikiran dan aksi-aksi Sherlock untuk meningkatkan performa kita dalam berpikir. Tentu saja berpikir yang istimewa ala Sherlock Holmes.

            Berisi 99 bab yang setiap babnya dibahas dengan singkat tanpa bertele-tele. Mungkin, tujuannya agar pembaca bisa menyerap segala penjelasan yang telah dibuat penulis dengan singkat, sepuluh tips pertama berisi penjelasan yang kiranya akan mudah dipahami pembaca, begitupun 89 bab lainnya yang mengikuti di belakangnya. Awal-awal kita akan membaca terlebih dahulu mengenai bab Pentingnya Berpikir Ala Sherlock, bab ini lebih kepada pemancing rasa penasaran karena jelas-jelas di bagian akhirnya pembaca diberikan semacam sugesti agar mengikuti buku ini sampai akhir.

            Sedangkan bab dua, mengenai Misteri Hidup yang Harus Dipecahkan, bab ini kembali mencoba mengajak pembaca melihat bahwa hidup ini tak akan pernah tanpa masalah, yang perlu ditekankan adalah bagaimana cara kita menyelesaikannya. Barulah bab-bab selanjutnya kita akan disuguhi teori-teori yang sebenarnya tidak terlalu rumit, karena praktiknya pun dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Sebut saja teori-teori tersebut adalah teori analisis, teori logika, teori berpikir dengan cara deduktif, teori berpikir dengan cara induktif, dan sebagainya. Penulis pun berusaha mengajak pembaca untuk mempraktikkan dalam kehidupan nyata berbagai teori dalam buku ini. Seperti contohnya dalam bab latihan penalaran deduktif, kita diharuskan mengidentifikasi orang asing di tempat umum, kita akan diberikan contoh daftar pertanyaan agar bisa setidaknya menduga orang tersebut bagaimana karakternya.

            Selain itu, buku ini pun disertai dengan banyak kasus yang telah dipecahkan Sherlock Holmes. Tentu dipaparkannya kasus-kasus tersebut agar mampu mendukung gagasan-gagasan yang telah penulis rancang yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Sebut saja di bab Proses Eliminasi, penulis menggunakan contoh kasus Sherlock Homes yaitu Petualangan Tiga Pelajar. Di kasus tersebut diterapkan praktik teori eliminasi saat Sherlock berusaha menyeleksi terdakwa-terdakwa yang kemungkinannya kecil menjadi tersangka. Atau di bab-bab lainnya masih banyak kasus yang memiliki keterkaitan dengan tips-tips di buku ini, semuanya disajikan dengan begitu dinamis karena pembaca pun harus ikut serta berpikir kritis.


            Buku ini bisa menjadi koleksi penggemar Sherlock karena mereka bisa turut bernostalgia dengan pembahasan kasus plus mendapatkan tips bagaimana berpikir ala Sherlock. Ataupun buku ini bisa dikoleksi non penggemar Sherlock, karena pembahasannya yang juga merujuk ke pembaca umum. Kekurangan buku ini mungkin hanya ketidaktersediaan daftar isi yang bisa jadi digunakan ketika pembaca ingin menemukan informasi dengan cepat saat mencoba membaca kembali buku ini. Overall, buku ini layak dibaca karena topik bahasannya bukanlah topik yang umum, melainkan topik yang unik dan segar, serta tentu saja buku ini sangat menginspirasi.[]

Search